Fatigue atau kelelahan kerja menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan operasional di industri pertambangan. Manajemen risiko fatigue yang efektif melibatkan pengaturan shift kerja yang adil, penyediaan ruang rest corner yang memadai, serta edukasi pola tidur yang sehat bagi para operator. Dengan pengawasan ketat sebelum memulai kerja, potensi insiden akibat hilangnya konsentrasi di lapangan dapat diminimalisir.